200 Peserta Dari 45 Lembaga Bersaing di Ajang Lomba Gempita 1 Muharram 1439 H

Remaja dan Pemuda Islam Masjid Jami’ Nurul Hidayah (RISNU) Menyelenggarakan Perlombaan Dalam Event Gempita Muharram 1439 H

MNH Online – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 H, para Remaja dan Pemuda Islam Masjid Jami’ Nurul Hidayah (RISNU) Kalibata, Jakarta Selatan, menyelenggarakan berbagai kegiatan, salah satunya adalah perlombaan antar Tingkat Lembaga/Sekolah dan Tingkat Umum. Sekitar 200 peserta yang terdaftar dari 45 Tingkat Lembaga/Sekolah se DKI Jakarta. yang terdiri dari Tingkat TK/Paud sampai dengan Tingkat TPA/SD/MI.

Kegiatan perlombaan Gempita Muharram 1439 H telah dilaksanakan pada hari Ahad, 17 September 2017. Lomba yang berlangsung dari jam 08.00 WIB sampai menjelang Dhuhur ini diikuti dengan antusias oleh peserta dari Tingkat Sekolah/Lembaga. Bertempat di Masjid Jami’ Nurul Hidayah, dan untuk lomba Cerdas Cermat bertempat di SMPIT Assa’adah Al Chilashiyyah yang dibawah naungan Masjid Jami’ Nurul Hidayah.

Ahmad Bachroini yang biasa disapa akrabnya Win selaku Konseptor kegiatan Acara Gempita Muharram menerangkan bahwa ini adalah tahun ketiga Risnu menyelenggarakan event Gempita Muharram, “Kita mencoba konsisten dengan program kerja Risnu dengan salah satunya menyelenggarakan event akbar seperti ini di tiap tahunnya” jelasnya.

Lebih lanjut win menjelaskan bahwa perlombaan yang dilaksanakan pada tahun ini diantaranya adalah Lomba Tahfidz dan Doa Pendek untuk Tingkat PAUD/TK, dan untuk Tingkat TPA/SD/MI adalah Lomba Tahfidz, Lomba Ceramah, dan Lomba Cerdas Cermat, adapun lomba untuk Tingkat Umum yaitu adanya penambahan kategori di Lomba Tahfidz sehingga di tahun ini terdapat dua kategori lomba yaitu Tahfidz dan Adzan. Jadi, total Kategori Perlombaan pada Tahun 2017 ini berjumlah 7 Kategori Lomba untuk Tingkat Lembaga dan Umum.

Selaku sekretaris Risnu Muhammad Akrom atau Aom menuturkan bahwa “Momen Muharram ini juga menjadi ajang yang paling tepat mengenalkan kepada adik-adik dari Tingkat Sekolah/Lembaga, bahwa Tahun Baru bagi Umat Islam adalah di bulan Muharram. Sehingga diharapkan dengan momen Muharram ini, menjadi sarana memaksimalkan kecintaan mereka terhadap Islam. Menyambut Muharram dengan rasa syukur karena lebih mengenal Islam sebagai agama yang terbaik”.

Saat ditanya mengenai tujuan diadakan lomba dalam menyambut Tahun Baru Islam, Aom menjelaskan bahwa Risnu mengenalkan kepada adik-adik dari Tingkat Sekolah/Lembaga akan Tahun Baru Islam sedini mungkin, ”Apabila tidak dikenalkan dengan mengadakan kegiatan positif seperti perlombaan bernuansa Islami dan berbasis pada pelajaran Agama, ditakutkan para adik-adik hanya mengetahui Tahun Baru Masehi saja yang identik dengan hiburan duniawi, tidak mengetahui arti Tahun Baru Islam, dalam artian menghindari adik-adik tidak berpoyah-poyah seperti menyambut Tahun Baru Masehi, kalau bukan kita pemuda yang masih produktif yang memperingatinya mau siapa lagi” ujar Aom.

Begitu pula dengan pemaparan Muhammad Fahmi Selaku ketua Acara Gempita Muharram 1439 H, saat ditanya harapannya dengan diadakannya Event akbar Muharram ini menuturkan agar event akbar ini tetap bisa berlanjut untuk setiap tahunnya guna peningkatan syiar Islam dalam rangka memperingati dan merayakan Tahun Baru Islam sebagai wujud pengaplikasian khusus yang tertuju langsung kepada anak-anak dalam mendidik mental dan spiritual mereka di bidang keagamaan.

Selain itu, terangnya perayaan tahun baru Islam juga dapat dijadikan ajang bersilaturahim antar sesama Umat Islam sehingga dapat menciptakan kondisi yang rukun penuh kekeluargaan.

Komentar

komentar

Please follow and like us:

Leave a Comment