BERSYUKURLAH KARENA KITA DILAHIRKAN SEBAGAI SEORANG MUSLIM

Ma’asyirol Muslimin

Puji Syukur Kepada Alloh SWT Alhamdulillah berkat Hidayah dan Inayah-Nya, pada siang hari ini kita dapat berkumpul di tempat yang  mulia ini untuk melaksanakan kewajiban kita menjalankan ibadah kita yaitu Solat Jumat. Tentu harapan kita semua, amal ibadah kita semua diterima Alloh SWT, Aamiin aamiin Ya Robbal Al Aamin

Sholawat serta salam selalu tersanjung kepada Baginda Besar Muhammad SAW. Untuk memenuhi rukun khutbah, khotib berkewajiban mengajak jamaah sekalian untuk senantiasa bersama-sama meningkatkan bhakti dan taqwa kita kepada Alloh SWT.

………………………

Dalam surat Yunus ayat 58 Alloh SWT berfirman,

قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ

Katakanlah: “Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan”.

Katakanlah Bifadhlilah, dengan anugerah dan rahmatulloh rahmat Alloh SWT,  hendaklah kalian bergembira dan bersyukur, karena hal itu lebih baik dari apa yang dikumpulkan oleh orang-orang kafir.

Hadirin Ma’asyirol Muslimin Rohima kumulloh

Fadlulloh terkadang didefinisikan sesuatu yang kita dapat tanpa ada usaha dari kita, satu contoh seorang janin dalam kandungan tidak pernah berusaha apa pun, namun bifadlillah, calon orang tua janin telah mempersiapan segala kebutuhan janin yang masih dalam kandungan.

Atau fadhulloh dapat juga dapat didefinisikan sesuatu yang kita dapat atas dasar usaha dari kita, namun dibandingkan usaha kita, jauh lebih besar hasil yang kita dapat,

Masih pada contoh yang pertama, Ketika seorang janin yang lahir dari Rahim ibunya, hanya satu modal yang dimiliki oleh janin tersebut yaitu menangis,

Bifadlulloh, karena anugrah dari Alloh SWT, dari tangisan tadi orangtua paham dengan apa yang diinginkan bayi tersebut, apakah haus, lapar, buang air besar atau buang air kecil, yang InsyaAlloh Bifadlillah, orang tua dari bayi tersebut mampu memahami, namun selanjutnya Wa Birahmatihi dan dengan rahmat Alloh,

Satu firman  Alloh dalam Alquran  (QS Al-Anbiya, 21 : 107)

 وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ

Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.

Rahmat yang paling besar Alloh SWT turunkan ke muka bumi ini ialah diutusnya ialah turunnya Nabi Muhammad SAW, karena diutus oleh Alloh SWT sebagai Rahmatan Lilalamin maka beliau membawa ajaran kasih sayang kepada kita semua.

Orang tua mengerti bagaimana harus menyayangi anak, seorang anak paham bagamana harus menghormati orang tua. Seorang guru mengayomi anak muridnya, dan anak muridnya paham harus menghargai gurunya, dan seterusnya.

Beliau ajarkan kepada kita tadi, bukan termasuk golongan ummat Baginda Rosul SAW bilamana orang tua tidak mengayomi tidak menyayangi orang yang lebih muda, dan orang muda tidak menghormati tidak menghargai orang yang lebih tua.

Maka lebih dari itu karena fungsi dari beliau adalah Rahmatan Lil Al Aamiin,

Beliau ajarkan kita, beliau tuntun kita, beliau bimbing kita, mulai dari kita bangun dari tidur hingga hingga sampai kembali ke tempat tidur, Bila kita mencontoh ajaran beliau, mencontoh tuntunan beliau, mencontoh bimbingan beliau, bukan mustahil bukan tidak mungkin mulai dari bangun dari tempat tidur hingga kita sampai kembali ke tempat tidur, apapun yang kita lakukan pasti bernilai ibadah di sisi Alloh SWT. Karena Sunnah beliau merupakan pekerjaan yang bernilai ibadah bagi Alloh SWT.

Hadirin Sidang Jum’at Rohima Kumulloh

Mari kita bandingkan paparan kita tadi dengan nilai keimanan kita semua. Jarak kota kelahiran kita dengan Mekkah mukarromah jaraknya lebih dari ratusan ribu kilometer, tahun kelahiran kita dengan Baginda Rosullulah lebih jaraknya dari seribu tahun. Berkomunikasi dengan Bahasa Arab kita pun belum mampu, mungkin dalam membaca Al Quran pun diantara kita ada yang belum mampu sampai saat ini.

Tidak pernah kita bertemu dengan Baginda Muhammad SAW, tidak ada hubungan kekerabatan kita dengan Baginda Muhammad SAW. Tapi Bifahlillah dengan anugerah dari Alloh SWT kita mampu mengikrarkan dua kalimat syahadat sebagai Miftahul Jannah, kita dapat mengucapkan dengan lantang.

أشهد أن لا اله الا الله وأشهد ان محمد رسول الله

Maasyirol Muslimin Sidang Jumat Rohima Kumulloh

Kita mengenang dalam sejarah Islam Abu Jahal, Abu Lahab, dan orang-orang kafir Quraisy lainnya, mereka satu kelahiran dengan Rosul di mekkah Almukarromah, mereka bertemu langsung dengan beliau, berkomunikasi satu Bahasa yaitu Bahasa Arab, memiliki hubungan kekerabatan bahkan kekeluargaan, tapi Fadlulloh (Anugerah) dari Alloh SWT tidak turun kepada mereka, bukan saja mereka tidak mampu mengikrarkan dua kalimat syahadat, bahkan lebih dari itu mereka memusuhi Baginda Rosulullah SAW, maka Alloh SWT memerintahkan kita kepada Rosul untuk menyampaikan kepada kita

Bifadlillah dengan anugrah dari Alloh SWT dan dari Rahmat Alloh SWT, kalian menjadi mukmin, kalian menjadi muslim, kalian menjadi Ummat Baginda Muhammad SAW,  kalian memegang Miftahul Jannah, kunci surga ada pada kalian, kalian bersyukur dan kalian Ummat Baginda Rosul, kalian mengimani Muhammad SAW itu jauh lebih berharga dari pada materi yang dikumpulkan oleh orang-orang yang tidak beriman kepada Baginda Nabi Besar Muhammad SAW.

Hadirin Sidang Jum’at Rohima Kumulloh

Pada hari Jumat pertama pada bulan Robiul Awwal, semangat peringatan maulid sudah kita dengar sudah kita rasakan itu, mudah-mudahan kita semua beserta saudara-saudara kita yang memperingati maulid Baginda Rosul sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Alloh SWT, sehingga karna rasa syukur kita tersebut kita semua dikumpulkan bersama Baginda Rosululloh SAW bersama berada di surga-Nya Alloh SWT.

Aaamin Aamin Ya Robbal Al Aamin

 

Komentar

komentar

Please follow and like us:

Leave a Comment