TIGA BENCANA BESAR BAGI UMAT MUSLIM YANG MENJAUH DARI “ULAMA”

Allah SWT akan mengangkat keberkahan daripada usaha2 mereka, Allah SWT akan mengangkat seorang pemimpin yang zalim diantara mereka, dan Allah SWT akan pulangkan mereka didunia ini tanpa membawa bekal Iman sedikitpun. Naudzubillah min zaalik…


 

Marilah kita sama-sama meningkatkan kualitas iman dan takwa kepada Allah SWT. Dengan selalu kita mengingat Allah SWT, kita akan diingat oleh Allah SWT,

“uzkuruni azkurkum washkuruli wala takfurun..”

kita tingkatkan kualitas iman dan takwa kita kepada Allah SWT, taqwa dalam arti yang sebenar-benarnya, menjalankan seluruh perintah-perintah Allah, dan meninggalkan larangan-larangan Allah SWT, marilah kita bersyukur kepada Allah SWT, ditengah kesibukan kita kita dapat memenuhi panggilan Allah SWT, didalam rangka kita menunaikan kewajiban kita shalat jumat berjamaah, dengan harapan semoga allah SWT, menerima segala apa yang kita kerjakan khususnya ibadah sholat jum’at pada hari ini dan mudah2an kita bertemu Allah SWT nanti di surganya Allah SWT.

Allah swt, berfirman,

إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ

“sesungguhnya orang yang paling takut kepada Allah dari pada hamba-hambanya Allah adalah para ulama”,

Ulama ada dua kategori, ada ulama yang mengajak kepada akhirat, dan ada ulama yang mengajak kepada dunia, ulama yang mengajak kepada akhirat adalah ulama yang membimbing kita menuntun ridho Allah SWT, ulama yang membimbing kita ke jalan yang lurus adalah ulama akhirat, ulama akhirat adalah ulama yang mengajarkan kita bagaimana ajaran Islam yang baik, menuntun kita bagaimana sholat yang khusu’, ibadah yang khusu’ mencari keridhoaan Allah, itulah ulama yang membimbing kita ke jalan yang lurus yaitu ulama akhirat.

kalau kita meninggalkan ulama, kalau kita tidak mendengarkan nasihat para ulama akhirat, nanti kita akan mendengarkan hadist Rasulullah SAW yang berbunyi :

 سَيَأْتِيْ زَمَانٌ عَلَى اُمَّتِيْ يَفِرُّوْنَ مِنَ الْعُلَمَاءِ وَالْفُقَهَاءِ فَيَبْتَلِيْهِمُ اللهُ تَعَالَى بِثَلاَثِ بَلِيَّاتٍ

nanti kata rasulullah, akan datang dimana umatku, kepada umatkku nanti di akhir zamanku ini, mereka lari daripada ulama dan para fuqoha, mereka tidak mendengarkan nasihat-nasihat para ulama, tidak mau mengikuti prilaku-prilaku para ulama, dan Allah akan memberikan bencana 3 bencana :

Bencana yang Pertama

اُوْلاَهَا يَرْفَعُ بَرَكَةَ مِنْ كَسْبِهِمْ

Allah SWT akan mengangkat keberkahan daripada usaha2 mereka, segala usaha yang mereka lakukan akan diangkat keberkahan oleh Allah SWT, karena mereka tidak mau mendengarkan nasihat-nasihat para ulama, ulama mengajarkan ini yang halal, dan ini yang haram, ini yang sunah dan ini yang makruh, Kita bersukur masih banyak ulama para fuqoha yang selalu membimbing kita menuju ridho Allah SWT.

Kita berdagang tanpa mendengarkan nasihat ulama, mengikuti aturan syariat, maka kita akan diangkat keberkahan kita, selalu ditipu oleh pelanggan kita, kita melakukan usaha apapun dan disektor apapun kita berusaha dengan tanpa mendengarkan perkataan ulama dan mendengarkan nasehat-nasihat ulama, maka Allah SWT akan mengangkat keberkahan daripada kehidupan kita.

Lalu bencana yang kedua adalah

وَالثَّانِيَةُ يُسَلِّطُ اللهُ تَعَالَى عَلَيْهِمْ سُلْطَانًا ظَالِمًا

Allah akan mengangkat seorang pemimpin yang zalim, sekarang terbukti ada negara yang negerinya mayoritas muslim, pemimpinnya adalah pemimpin Kafir, yang memusuhi agama Islam, yang menjauhi kita dari ajaran Islam, pemimpin ini adalah pemimpin kafir yang dilaknat oleh Allah SWT, ini terbukti bukan saja pemimpin yang zalim yang tidak adil kepada rakyatnya, tapi terbukti pemimpin yang kafir yang memimpin rakyatnya.

Ketiga, bencana yang sangat besar yang akan ditimpakan kepada umatnya nabi muhammad, yang tidak mau mendengarkan para ulama, yang tidak mau memakai ilmunya para ulama

وَالثَّالِثَةُ يَخْرُجُ مِنَ الدُّنْيَا بِغَيْرِ اِيْمَانٍ

Akan berpulang didunia ini tanpa membawa iman, nauzubillah…

Jangankan kita tidak membawa iman, kita orang Islam yang mati tidak membawa bekal, yang meninggal dunia tidak membawa amal ibadah yang baik itu laksana kita mengarungi lautan luas, tanpa menggunakan kapal laut,

ini seperti perkataan sayyidina abu bakar :

“Barang siapa yang masuk ke dalam kubur tanpa membawa bekal, seperti halnya dia mengarungi lautan luas tanpa menggunakan kapal laut, bagamana kita bisa membawa bekal kita tidak akan selamat didalam kubur”

 sabda Rasulullah SAW :

“Kuburan adalah tempat persinggahan pertama dari persinggahan-persinggahan akhirat… dan kuburan adalah tempat terakhir daripada persinggahan-persinggahan dunia. Barang siapa yang selamat didalam kubur, maka kesananya akan lebih selamat. Barang siapa tidak selamat didalam kubur, maka di alam berikutnya tidak akan selamat pula.”

Mudah2an kita semua yang hadir, terselamatkan dari bencana-bencana yang disebutkan diatas tadi. Dan mudah2an Allah SWT, selalu membimbing kita melalui para ulamanya, para ulama yang selalu mengajak kita kepada jalannya Allah, dan mengajarkan kepada kita kedalam ridhonya Allah SWT.

Kutipan Khutbah di Masjid Jami’ Nurul Hidayah Kalibata
Oleh: Ust. H. Sofyan Zainuddin, S.Ag
11 Maret 2016 M

Komentar

komentar

Please follow and like us:

Leave a Comment